Cermat Memilih Isu Aktual

Rabu, 2 Agustus 2023 - 00:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lingkaraksara.com – Memilih bukanlah pekerjaan yang mudah. Hal itu sangat terasa saat saya mengasuh rubrik opini di Lampung Post sejak 2017—2020. Bayangkan, dalam satu hari, surel (e-mail) tulisan opini dipenuhi oleh tulisan opini yang masuk, sementara hanya ada jatah satu tulisan untuk satu terbitan.

Untuk memilih itu, tentu ada beberapa kriteria yang menjadi pertimbangan redaktur dalam menentukan sebuah tulisan untuk terbit besok. Salah satu kriteria penting dalam menentukan tulisan opini adalah dari sisi keaktualan.

Berdasarkan KBBI daring, ‘aktual’ artinya sedang menjadi pembicaraan orang banyak; baru terjadi; masih baru (tentang peristiwa dan sebagainya). Mengapa aktual menjadi semacam unsur wajib untuk dimasukkan ke dalam tulisan opini?

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang membedakan kualitas media massa satu dengan media massa lainnya adalah nilai kebaruannya. Jika sebuah surat kabar menerbitkan konten yang sudah usang, tidak terkini, bahkan ada yang bilang basi, sudah tentu surat kabar tersebut akan ditinggalkan pembacanya.

Untuk menjaga mutu tersebut, redaksi akan memprioritaskan konten yang aktual demi memberikan nilai kebaruan dalam surat kabarnya. Maka dari itu, dalam merangkai sebuah opini, penulis harus mampu melihat isu yang sedang hangat bahkan panas, agar mendapatkan nilai plus di hadapan redaktur.

Baca Juga :  Menggali Opini dari Sebuah Fakta

Untuk menerapkan sisi aktual dalam tulisan opini, kunci utamanya adalah “melek” informasi. Caranya beragam. Misalnya dengan membaca beberapa media massa, lalu cari tahu isu apa yang terletak pada halaman headline-nya. Sebab, secara teknis, sebuah media akan meletakkan berita/isu utamanya pada halaman depan. Alangkah lebih baik jika kita mengikuti isu utama pada media yang akan kita tuju dalam pengiriman tulisan opini.

Bagi karya yang memiliki isu yang kuat, tulisan bisa bertahan dua hari sampai lima hari. Artinya, jika pada hari pertama tulisannya tidak terbit, masih ada peluang diterbitkan pada hari berikutnya oleh redaktur. Begitulah jika mengirim tulisan pada surat kabar cetak yang terbatas sekali ruangnya; lebih selektif dan lebih kompetitif. Berbeda dengan media daring yang bisa memuat beberapa opini dalam satu hari.

Baca Juga :  Lingkar Aksara

Cara selanjutnya untuk menggali sisi aktual adalah rajin memantau media sosial. Konsepnya sama dengan melek media, medsos juga menyajikan informasi yang sedang viral. Nah, nilai viral ini bisa menjadi topik yang menarik buat diangkat dalam tulisan opini. Keviralan yang ada pada media sosial ini juga bisa menjadi penunjang isu utama yang kita angkat dalam tulisan.

Namun, dalam mencari isu, kita perlu hati-hati pula, terlebih pada isu-isu sensitif seperti suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Setiap media punya kebijakan soal hal ini dan kebanyakan mereka tidak akan menerbitkan tulisan yang begitu lekat mengangkat isu SARA apalagi anti-NKRI.

Mulai sekarang, mari peduli dengan isu yang bergulir di sekitar kita. Lalu, bidik isu tersebut dan pikirkan argumen apa yang bisa kita berikan terhadap fenomena itu. Jika dikumpulan, argumen itu tentu akan menjadi sebuah tulisan opini yang utuh. Yuk, melek informasi! Tabik.

(Chairil Anwar, guru mantan jurnalis)

Berita Terkait

Menggali Opini dari Sebuah Fakta
Lingkar Aksara

Berita Terkait

Selasa, 15 Agustus 2023 - 14:51 WIB

Mingrum Gumay: Kepedulian Literasi di Sekolah Harus Konkrit

Rabu, 2 Agustus 2023 - 01:00 WIB

Enam Jenis Literasi Dasar

Rabu, 2 Agustus 2023 - 00:52 WIB

Arti Literasi dan Manfaatnya

Berita Terbaru

SL EDISI 26 OKTOBER 2023

E-Magazine

SL EDISI 26 OKTOBER 2023

Kamis, 2 Nov 2023 - 12:30 WIB

Cerpen

Perpusda Lampung Gelar Lomba Menulis Cerpen Tingkat SLTA

Kamis, 31 Agu 2023 - 19:09 WIB

Edukasi

Mingrum Gumay: Kepedulian Literasi di Sekolah Harus Konkrit

Selasa, 15 Agu 2023 - 14:51 WIB

Peserta ajang O2SN dari semua kotingen Kabupaten/Kota saat mengabadikan momen dengan panitia pertandingan cabor Karate, Rabu (9 Agustus 2023). Foto: Luki

Sport

Balam dan Lamtim Juarai Ajang O2SN Cabor Karate

Rabu, 9 Agu 2023 - 20:07 WIB

E-Magazine Lingkar Aksara Edisi Agustus 2023

E-Magazine

E-Magazine Budaya Literasi dan Lampung Mengaji

Rabu, 2 Agu 2023 - 06:46 WIB