Apakah Puisi Itu?

Selasa, 1 Agustus 2023 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Isbedy Stiawan ZS. Foto: Istimewa

Isbedy Stiawan ZS. Foto: Istimewa

SEBELUM memantapkan diri menjadi penulis puisi — atau orang menyebut penyair — harus tahu apa itu puisi, dan apa fungsi dari puisi, lalu manfaatnya untuk kita?

Mengutip dari wikipedia, dijelaskan tentang puisi. Demikian, puisi adalah salah satu jenis karya sastra, dimana gaya bahasanya sangat ditentukan oleh irama, rima, serta penyusunan larik dan bait.

Dalam wikipedia itu dijelaskan bahwa puisi ditulis dengan bahasa yang cermat dan pilihan kata yang tepat, sehingga meningkatkan kesadaran orang akan pengalaman dan memberikan tanggapan khusus lewat penataan bunyi, irama, dan pemaknaan khusus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Itu pengertian dari puisi. Sebelum menulis puisi, ketahui dan pahami dulu pengertian yang dimaksud dari salah satu genre sastra ini, yakni puisi.

Misalnya, puisi adalah karangan bebas namun terikat oleh rima, irama, dan penyusunan lirik/bait. Ditulis dengan bahasa yang cermat dan pemilihan kata yang tepat. Puisi juga membutuhkan penataan bunyi agar pembaca dapat masuk merasuk guna mendapatkan makna yang disampaikan penulis di dalam puisi.

Baca Juga :  Proses Kreatif Berpuisi

Perangkat dasar pada puisi ini, karena puisi menggunakan bahasa sebagai alat penyampaian, maka kuasai dan pahami dulu soal ini.

Kemudian apa fungsi bagi kita atau kehidupan? Karena puisi lahir dari pengalaman penyair atau hasil dari imajinasi yang kadang jauh ke depan, maka puisi berfungsi melatih daya imajiner dan ‘khayal’ kita terhadap sesuatu yang abstrak(si). Misal puisi bertema kematian, kita yang belum pernah mengalami dapat merasakan saat seseorang mengalaminya. Atau, “begitulah kira-kira jika kematian itu datang pada kita.”

Baca Juga :  Puisi Memadatkan Luasnya Imajinasi

Daya imajiner atau khayali ini bisa dibangun melalui karya seni — dalam hal ini puisi — sehingga salah satu otak manusia bisa terasupi oleh imajinasi dari khayalan yang dibangun di dalam puisi.

Berikutnya ialah puisi sangat bermanfaat bagi kita untuk membangun solidaritas dalam diri kita. Solidaritas yang dimaksud di sini, keseimbangan memberi asupan bagi otak kiri dan otak kanan. Juga menebalkan empati dalam hati.

Ketika membaca puisi, otak akan menyerap lalu mengalirkan ke hati. Hati akan bergetar.

Bagaimana kita merasa senasib dengan tiga mahasiswa dalam puisi Taufiq Ismail, atau soal ke-Tuhan-an dalam puisi-puisi religius Amir Hamzah, Chairil Anwar, Jalaluddin Rumi, Mohammad Iqbal, maupun Abdul Hadi WM, Kuntowijoyo, dan Sutardji Calzoum Bachri. *
(Isbedy Stiawan ZS)

Penulis : Isbedy Stiawan ZS

Editor : Isbedy Stiawan ZS

Berita Terkait

Puisi Memadatkan Luasnya Imajinasi
Proses Kreatif Berpuisi

Berita Terkait

Selasa, 15 Agustus 2023 - 14:51 WIB

Mingrum Gumay: Kepedulian Literasi di Sekolah Harus Konkrit

Rabu, 2 Agustus 2023 - 01:00 WIB

Enam Jenis Literasi Dasar

Rabu, 2 Agustus 2023 - 00:52 WIB

Arti Literasi dan Manfaatnya

Berita Terbaru

SL EDISI 26 OKTOBER 2023

E-Magazine

SL EDISI 26 OKTOBER 2023

Kamis, 2 Nov 2023 - 12:30 WIB

Cerpen

Perpusda Lampung Gelar Lomba Menulis Cerpen Tingkat SLTA

Kamis, 31 Agu 2023 - 19:09 WIB

Edukasi

Mingrum Gumay: Kepedulian Literasi di Sekolah Harus Konkrit

Selasa, 15 Agu 2023 - 14:51 WIB

Peserta ajang O2SN dari semua kotingen Kabupaten/Kota saat mengabadikan momen dengan panitia pertandingan cabor Karate, Rabu (9 Agustus 2023). Foto: Luki

Sport

Balam dan Lamtim Juarai Ajang O2SN Cabor Karate

Rabu, 9 Agu 2023 - 20:07 WIB

E-Magazine Lingkar Aksara Edisi Agustus 2023

E-Magazine

E-Magazine Budaya Literasi dan Lampung Mengaji

Rabu, 2 Agu 2023 - 06:46 WIB